Minggu, 21 April 2019

Dirimu bukan kuasamu (Part 1)


Dirimu bukan kuasamu (Part 1)

Tak ada manuasia yang sempurna, begitupun dengan diriku.
aku adalah seorang pendosa,dosa yang tak bisa dihitung dan diukur.  dosa itu bagaikan air dilautan, sebesar gunung dan setinggi langit.

Dulu aku sadar dosaku menumpuk, namun apa yang telah ku lakukan, aku malah mengulang dan menambah dosa. jika dipikir-pikir dosa itu setiap hari bukannya berkurang namun terus bertambah. bertambah seiring aku bernafas.

Sekarang baru merasakan dosa itu semakin membesar dan terus membesar, aku tersiksa dengan dosa ini. pernah aku menconcoba untuk membuat dosa itu tdk bertambah. Pernah....
pernah, namun itu hanya berjalan dalam hitungan hari.

aku kembali bergelimang dengan perbuatan yang mendekatkan kepada dosa. Memang hidupku lancar seperti yang lain, namun lancar disini hanya dari segi dunia dan jasmani, bukan dari rohani.

Jasmani ku sehat, memiliki wajah, tubuh dan bentuk yang wanita inginkan,  tersenyum, bukan hal yang mudah bagiku, menangis bukan sifatku jika dilihat dari luar.

namun bagaimana dengan diriku, hati dan rohani ku sebenarnya. Semuanya hanya tipuan yang aku ciptakan kepada diriku sendiri dan alam sekitar, sesungguhnya hati dan rohani ini selalu menjerit, selalu menangis dan selalu menyesal.

Didepan semua orang aku bahagia, namun sebenarnya didalam aku menangis dan merintih karena tak ada ketenangan jiwa yang aku dapatkan. Aku bagaikan burung kehilangan sangkar, aku bagaikan angin yang tak tau arah. Aku hanya mengikuti alur yang tak pasti.
--d.j.i

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dirimu bukan kuasamu (Part 1)

Dirimu bukan kuasamu  (Part 1) Tak ada manuasia yang sempurna, begitupun dengan diriku. aku adalah seorang pendosa,dosa yang tak bisa di...